Hidup (1)

kebijakan kudapatkan dari mana-mana
ia senantiasa berasal dari berbagai rupa
yang teguh, diajarkan dari si pincang yang datang menyiangi halaman rumah ibuku tiap selasa
yang tabah, diajarkan dari angin dan gelombang
yang bijaksana, diajarkan dari teman yang pintar merangkai kata-kata
yang kaya raya, diajarkan dari burung yang telaten merenda sarangnya
yang percaya, diajarkan dari pengunjung gereja tua

bicaralah padaku, hidup
bicaralah tentang kesahajaan, tentang kebebasan dan kebersamaan,
tentang nestapa.
Tentang penyesalan yang tak kunjung hilang karena
keberanian mengusut rahasia hidup yang telah tutup usia
tentang kerinduan masa kecil yang hilang
dan kemudian dengan sia sia berusaha dihidupkan lagi

kebijakan kemudian menungguku di seberang sungai
begitu juga hidup
yang mengajarkan bahwa si pincang yang datang tiap selasa itu juga manusia
yang bertiup dan porak poranda itu bukan derita
yang terbaca tiap malam itu adalah soneta
yang terbang dan kemudian pulang lagi itu adalah usaha
yang khusuk mengulang tiap malam itu adalah doa


bicaralah padaku, hidup
karena kematian akan menjawab
dengan alas yang terbuat dari kitab kisah-kisah nabi
kemudian disamar dengan selembar kain putih
dengan rahasia yang tersembunyi di jelujur kelopak daun kering yang jatuh

hidup kemudian berkata,
aku adalah kebijakan, penuh dengan ketidaksempurnaan
tetapi qun fayaqun nya adalah darahmu
yang telah berhasil membawamu ketepi seberang

Filed under : Home - Mirandised_Divine - - Hidup (1)